Online cash casino_Live entertainment_Live Baccarat Platform_Baccarat Computer

  • 时间:
  • 浏览:0

Gambling appnikmatnya jadi pGambling appejabat Indonesia / credit: Twitter

Pokoknya yanGambling appg penting keren dGambling appulu / Credit: Twitter

Nggak ada akhlak / Credit: Twitter

Mending pakai kain kafan / Credit: Twitter

Balada jadi rakyat Indonesia / Credit: Twitter

Saran dari warganet / Credit: Twitter

DPRD fashion week / Credit: Twitter

Di tengah situasi kacaunya pandemi yang telah berlangsung sejak 2 tahun belakangan ini, pemerintah Indonesia rupanya nggak pernah kehabisan acara untuk membuat warganya pada emosi. Belum lama kita dibuat naik darah dengan kabar korupsi dana bantuan sosial yang dilakukan oleh seorang menteri, kacaunya pelaksanaan kebijakan PPKM yang berlangsung di banyak daerah, dan saat ini masyarakat kembali dibikin heboh dengan adanya kabar pengadaan anggaran pakaian dinas DPRD Kota Tangerang.

Demi kinerja bagus / Credit: Twitter

Mewakili rakyat / Credit: Twitter

Mengacu dari daftar anggaran yang saat ini sudah tersebar luas di media massa, setiap bahan pakaian yang akan dibagikan kepada para anggota DPRD itu nominalnya sebesar 2,7 juta rupiah. Sebagai rakyat kecil yang nggak pernah terbayang berapa harga merek tersebut, kira-kira ada nggak sih yang harga bahan Louis Vuitton yang berkisar 2 jutaan? Semoga kehebohan ini nggak berniat untuk menutup-nutupi kasus yang lebih heboh terjadi saat ini deh, ya~

Alasan nggak pakai brand lokal / Credit: Twitter

Sebenarnya nggak ada yang salah dengan pengadaan pakaian dinas, tapi yang bikin ribut adalah bahan yang akan digunakan untuk pakaian dinas tersebut berasal dari merek terkenal Louis Vuitton. Dilansir dari berbagai media pemberitaan, rencananya akan ada empat merek pakaian yang rencananya digunakan anggota DPRD Kota Tangerang sebagai baju dinas pada tahun 2021. Adapun dana untuk empat merek pakaian itu berasal dari anggaran pengadaan bahan pakaian DPRD Kota Tangerang 2021, yang jumlahnya mencapai Rp675 juta. Wajar nggak sih kalau publik pada marah-marah?

Bikin kepikiran / Credit: Twitter