888 Online Casino_Baccarat fixed play_Online Baccarat Cheating

  • 时间:
  • 浏览:0

TCrowCrown gamblingn gamCrown gamblingblingapi bagi Agin, menjaCrown gamblingdi seorang freelancer adalah anugerah dan kenyamanan tersendiri. Tanpa terikat waktu dsn tempat, kita bebas mengekspresikan diri tanpa terkekang aturan-aturan yang menyiksa, walaupun tetap ada beberapa tata krama ketika menjalankannya.

Saya merasa butuh untuk ketemu secara langsung dengan orang-orang penuh energi positif. Itulah salah satu alasan saya mengikuti beberapa kegiatan komunitas entah itu dalam bidang keagamaan, literasi, pendidikan, maupun parenting.

Buat yang belum tahu siapa Agin Puspa, dia adalah salah satu kontributor Hipwee yang menjadi juara 2 Kompetisi Menulis #4TahunMenemanimu dari Hipwee beberapa bulan yang lalu. Bukan karena menjadi juara saja, gadis Sagitarius ini ternyata memiliki kepribadian dan latar belakang yang cukup unik untuk kemudian dibahas dan menginspirasi kita semua. Supaya nggak penasaran, yuk simak profil singkat Agin Puspa yang Hipwee persembahkan khusus untuk kalian!

Nah, itu dia sekilas perkenalan dengan Agin Puspa, seorang penulis pemula yang menganggap dunia ini terlalu luas kalau kamu hanya berleha-leha di usia muda, tanpa tahu arah dan tujuan ketika sudah menuju usia senja. Semangatnya ini perlu kamu contoh, kalau mau jadi orang hebat kelak, ya!

Agin pun merasa demikian, ketika kuliahnya di jurusan jurnalistik terasa kurang mengenakkan. Dia jauh lebih menyukai keheningan, di mana proses menulis akan lebih "mengalir" saat ia mengenakan piyama, sembari meneguk segelas cokelat panas di mug kesayangannya.

Mungkin banyak di antara kamu yang masih ragu untuk bilang ke orangtua bahwa pekerjaan freelance pun cukup menjanjikan. Menurut banyak orang, pekerjaan semacam ini hanya akan menjauhkanmu dari masa depan yang cemerlang dan mapan, meski sudah banyak bukti bahwa freelancer juga bisa survive di era modern seperti sekarang ini.

Menapaki jejak sebagai mahasiswi jurusan jurnalistik tak menjadikan saya terkungkung di dalamnya. Justru, saya lebih nyaman menjadi jurnalis untuk tulisan saya pribadi, sembari menikmati keheningan kamar di malam hari.

Nyatanya memang tidak mudah untuk bertahan di dunia yang kita sulit menemukan kenyamanan di sana. Bukannya ingin terus-menerus berada di zona nyaman, ini erat kaitannya dengan apa yang akan kita capai demi kebaikan di masa depan. Gampangnya, kita tidak bisa seenaknya saja memutuskan kelak akan menjadi apa, selama kita masih terbelenggu pada satu problema.

Menulis bukanlah bakat yang hanya didapatkan oleh orang-orang tertentu saja, menulis perlu latihan kayak ngelatih otot saat ngegym. Itulah pentingnya mengikuti beberapa komunitas menulis agar kemampuan kita semakin terasah.

Artikel profiling ini secara khusus dipersembahkan oleh Hipwee Community kepada Agin Puspa, juara 2 Kompetisi Menulis #4TahunMenemanimu. Sekali lagi, selamat ya, Agin! Semoga langkahmu selalu menginspirasi kita semua!

Biasanya, kita akan punya insight-insight baru dan segar saat berinteraksi secara langsung dengan orang-orang yang menularkan energi positif apalagi jika kita bisa berbagai cerita atau pengalaman dengan orang-orang di komunitas tersebut.

Siapa di sini yang setuju juga sama Agin?

Sempat nyasar memilih profesi dan merasa nggak nyaman dengan aturan yang ada, akhirnya setelah melalui proses perenungan saya memutuskan untuk resign. Namun, nggak lama dari sana saya mendapatkan pekerjaan sebagai freelance writer untuk beberapa website dan sampai saat ini benar-benar menikmati asyiknya jadi seorang freelance writer.

Buat kamu yang pengen lihat tulisan-tulisan menginspirasi dari Agin, silahkan klik di sini, ya!

Kamu mau dibuatkan artikel seperti ini juga atau kamu ingin dikenal banyak orang lewat artikel profiling? Gampang! Terus ikuti kompetisi menulis yang Hipwee adakan dan dapatkan kesempatan untuk mengenalkan siapa kamu kepada jutaan pembaca Hipwee!

Kenalan lebih dekat juga sama Agin lewat akun Instagramnya, @aginpoespa :)

Beberapa kali menulis di Hipwee membuat Agin sadar, bahwa belajar memang bisa darimana saja. Kesenangannya terhadap dunia tulis menulis pun seolah terbayar dengan jumlah shares artikelnya yang terbilang lumayan, yakni mencapai 1.000 share per artikel. Inilah pemicu semangat Agin untuk terus berkarya, meski lewat tulisan-tulisan sederhana.

"Tidak mudah menyerah" adalah motto hidup Agin hingga saat ini. Kesenangannya terhadap dunia tulis menulis pun mencerminkan bahwa semangat tinggi bisa berasal dari mana saja, tanpa peduli siapa dan bagaimana latar belakangmu. Meski ya, profesi sebagai penulis masih saja mendapat tempat terendah di era milenial seperti sekarang, Agin tidak pernah sekalipun merasa gentar.