Mengenal Sauerkraut, Fermentasi Kol Khas Jerman yang K「Weide official website」aya Manfaat Halaman 2

  • 时间:
  • 浏览:0

BahWWWWeide official websiteeide official websiteeide official websiteeide official websitekan pada tahun 1800-an ada nenek-nenek yang menyediakan jasa pencacahan kol untuk bahan sauerkraut

Kemudian, 1000 tahun setelahnya, Ghenghis Khan dan kelompoknya membahwa fermentasi sayur asin ini ke Eropa.

Baca juga:

Dalam laman The Spruce Eats disebutkan bahwa pembuat kol asin pertama adalah para pekerja yang membangun Tembok Besar China lebih dari 2000 tahun lalu.

Tak lama, resep sauerkraut pun semakin berkembang hingga ke Amerika. Di Amerika, sauerkraut biasa disajikan sebagai pendamping makanan saat perayaan tahun baru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Kala itu, masyarakat Eropa Timur kerap membuat sauerkraut untuk persiapan menyabut musim dingin.

Masyarakat Jerman mulai membuat sauerkraut dengan mengasinkan kol sekitar abad ke-16.

Dewasa ini, sauerkraut banyak disajikan dalam berbagai masakan. Selain karena rasanya yang enak, sauerkraut juga banyak dikonsumsi karena memiliki berbagai manfaat kesehatan. 

Sauerkraut mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh, seperti dilansir The Spruce Eats. Bahkan bakteri dalam sauerkraut mampu mengatasi berbagai gangguan di saluran pencernaan.

Namun kala itu, mereka memfermetasikannya dengan cuka beras. Tujuan dari proses  fermentasi ini yakni untuk mengawetkan bahan makanan selama musim dingin.

Baca juga: Apa itu Makanan Fermentasi? Teknik Mengawetkan Makanan Kuno