Tidak Hanya Kiamat Internet, Ini 4 Dampak B「Indonesia Casino」adai Matahari Ekstrem

  • 时间:
  • 浏览:0

IIndoneIndonesia CasinosiIndonesia Casinoa Casinondonesia Casinonamun, dalam kurun waktu tertentu, solar wind bisa menjadi badai matahari yang besar.

Berkaitan dengan risiko dampak kiamat internet tersebut, badai matahari ekstrem akan sangat berpengaruh terhadap infrastrutuk kabel bawah laut yang menghubungkan antar negara bahkan antar benua.

Marufin menjelaskan, sistem internet pada dasarnya ditulangpunggungi oleh dua faktor, yakni jaringan satelit telekomunikasi dan jaringan kabel laut.

Dijelaskannya, matahari selalu mengirimkan partikel bermuatan magnet ke Bumi, atau yang dikenal sebagai solar wind, dalam jumlah dan kecepatan tertentu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

KOMPAS.com - Para peneliti menyebutkan, jika badai Matahari ekstrem terjadi, maka dampaknya tidak hanya kiamat internet, tetapi banyak lagi yang lainnya.

Sebab, infrastruktur kabel internet bawah laut ini dilengkapi dengan repeater, dengan jarak sekitar 30 hingga 90 mil (50 hingga 150 kilometer).

Dalam penelitian tersebut, Jyothi mengatakan, bahwa infrastruktur yang ada masih belum siap menghadapi badai matahari dalam skala yang besar atau ekstrem.

Hal inilah yang kemudian akan menyebabkan adanya gangguan geomagnetik di Bumi dan dapat berimbas pada infrastruktur jaringan internet.

Ketidakseragaman ini yang kemudian memicu badai Matahari, menyebabkan garis-garis gaya magnetik Matahari bisa saling berbelit, terpuntir dan membentuk busur yang menjulur keluar dari fotosfera.

Solar wind mengalir keluar dari lapisan matahari yang bernama korona. Partikel ini terus dilepaskan dalam jumlah besar, mengikuti semburan matahari dan letusan lainnya.

Efek kiamat internet yang dimaksudkan adalah, jaringan internet akan mati hingga berbulan-bulan lamanya di sejumlah negara di dunia.

Baca juga: Badai Matahari Sebabkan Paus Abu-abu sering Terdampar, Kok Bisa?

Baca juga: Benarkah Badai Matahari Ekstrem Bisa Sebabkan Kiamat Internet?

Dampak kiamat internet akibat badai Matahari ekstrem ini sempat disinggung oleh Sanggetha Abdu Jyothi, asisten profesor di University of California, Irvine, dalam hasil penelitian yang bertajuk "Solar Superstorms: Planning for an Internet Apocalypse".

Karena biasanya, koneksi internetnya ditransmisikan melalui kabel serat optik yang tidak terpengaruh oleh arus yang diinduksi secar geomagnetik.

Nah, jika badai Matahari ekstrem terjadi, maka hal ini akan mempengaruhi kedua faktor sistem internet tersebut.

Di tahap pertama, sinar X berlebih menyebabkan gangguan kuat di lapisan ionosfer. 

Hal ini juga disampaikan oleh astronom amatir Indonesia, Marufin Sudibyo kepada Kompas.com, Senin (13/9/2021).

Dalam penjelasan lanjutan Marufin, badai Matahari ini pancaran Sinar X dan plasma, sehingga mengganggu Bumi dalam dua tahap sekaligus tatkala mengarah ke Bumi. 

Jika terjadi pemadaman internet skala besar yang berlangsung beberapa minggu atau beberapa bulan terakhir, itulah yang disebut kiamat internet.

"Hantaman badai Matahari ekstrem akan merusak keduanya akibat arus llistrik induksi yang terjadi didalamnya," ujarnya.

Baca juga: Kapan Badai Matahari Bisa Terjadi? Ini Penjelasan Pakar Astronomi

Tahap ini terjadi hanya 8 menit pasca kilatan dan berlangsung hingga berjam-jam kemudian. 

Solar wind adalah partikel bermuatan plasma terdiri dari campuran proton dan elektron (partikel magnet), ditambah beberapa elemen yang lebih berat.

Berikut beberapa dampak badai Matahari ekstrem terhadap kehidupan di Bumi.

Tahap kedua lebih parah, terjadi dalam 24 - 48 jam pasca badai.

Namun, menurut Jyothi, koneksi internet lokal dan regional sendiri cenderung berisiko rendah untuk terganggu.

Repeater inilah yang rentan terhadap arus geomagnetik, yang kemungkinan terjadi selama badai matahari ekstrem.

Fenomena badai Matahari adalah lonjakan pelepasan energi Matahari melalui titik-titik tertentu akibat terjadinya gangguan magnetik seiring tidak seragamnya kecepatan rotasi bagian-bagian permukaan Matahari dan antara permukaan dengan interior Matahari.

Partikel magnet yang dikirim dalam jumlah dan kecepatan yang wajar, dapat ditepis oleh lapisan terluar Bumi. 

"Sehingga komunikasi radio jarak jauh akan cukup terganggu," kata dia. 

Menurut penelitian Jyothi, bila ada satu repeater pada kabel bawah laut yang terganggu, maka ini akan memengaruhi lalu lintas koneksi internet.

Dari berbagai infrastuktur jaringan internet yang ada, kabel bawah laut menjadi infrakstruktur yang paling terdampak bila badai ekstrem ini terjadi.